Begini Mekanisme Pemblokiran via IMEI


Rabu, 13 November 2019 • 14:21


Contoh IMEI tak terdaftar

Contoh IMEI tak terdaftar

Mekanisme pemblokiran perangkat HKT dilakukan dengan mencocokan nomor IMEI perangkat yang terhubung ke jaringan dengan database ponsel resmi yang disimpan pemerintah. Jika nomor IMEI tersebut tidak ditemukan dalam database tersebut, maka perangkat tersebut akan diblokir dengan tidak mendapatkan layanan jaringan telekomunikasi seluler.


Untuk perangkat HKT yang eksisting (sudah digunakan sebelum tanggal 18 April 2020), maka masyarakat masih tetap mendapatkan layanan jaringan telekomunikasi seluler dari operator. Namun setelah tanggal 18 April 2020, untuk perangkat dengan IMEI yang tidak terdaftar, maka perangkat HKT tidak mendapat layanan seluler.

Dalam pemberlakukan aturan ini terdapat beberapa pengecualian diantaranya bahwa peraturan ini tidak berdampak bagi turis/WNA (Warga Negara Asing) yang menggunakan layanan international roaming; dan aturan ini tidak berlaku untuk perangkat laptop.

Tiga Fase Pengendalian IMEI


Implementasi dari pengendalian IMEI perangkat telekomunikasi ini berlangsung dalam tiga fase. Pertama, Fase inisiasi, ditandai dengan penandatangan tiga Peraturan Menteri pada waktu yang bersamaan, yaitu Peraturan Menteri Kominfo, Peraturan Menteri Perindustrian dan Peraturan Menteri Perdagangan pada tanggal 18 Oktober 2019. Kedua, Fase Persiapan, dimana pada fase ini pemerintah menyiapkan Sistem Informasi Basis data IMEI Nasional (SIBINA), sinkronisasi data di operator seluler dengan data di SIBINA, melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan penyiapan pusat layanan konsumen.

Ketiga, disebut sebagai fase operasional yang akan dimulai sejak 18 April 2020. Pada fase ini Pemerintah dengan SIBINA-nya akan melakukan updating data IMEI secara rutin dan mengolahnya untuk selanjutnya hasil olahan tersebut dieksekusi oleh operator.  Pemerintah juga akan menyediakan layanan lost and stolen, bagi Pengguna yang kehilangan perangkat HKT miliknya dapat melaporkan kehilangannya dan melakukan pemblokiran terhadap perangkat tersebut. Pada fase ini pemerintah juga akan melakukan sosialisasi laniutan.

Dirjen Ismail mengatakan dalam pengendalian IMEI ini pembagian tugas dibagi kepada tiga kementerian. "Kemenperin memiliki tugas menyiapkan database dan SIBINA sekaligus prosedur verifikasi dan validasi IMEI. Sementara, Kementerian Kominfo meminta operator menyediakan layanan lost and stolen bagi Pengguna dan melakukan pelaporan ke SIBINA, dan membangun sistem penghubung antara SIBINA dan EIR (equipment identity register).  Sementara Kemendag akan membina pedagang untuk mendaftarkan stok IMEI perangkat ke dalam SIBINA," tuturnya. (*)

Sumber: Kominfo

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Begini Cara Cek IMEI Anda Terdaftar atau Tidak

Blokir Ponsel Ilegal, BRTI Jamin Keamanan IMEI dan Data Pengguna

Siap Beroperasi, SIBINA Jamin Keamanan Data Pengguna

Terkait Pemblokiran IMEI Ponsel BM, Apa Tanggapan Netizen?

Tentang Smartphone Ilegal

Terpopuler Minggu Ini

Resmi Meluncur, Nokia C1 Tawarkan Harga Murah dengan Android 9 Go Edition

Mau Smartphone Gaming? Ini Dia 6 Smartphone Pilihannya

Ini Dia Daftar Smartphone Android Terkencang November 2019

Ini Daftar Harga Promo Produk Xiaomi di Festival Belanja Online 12.12

realme Siapkan Kejutan di Harbolnas 12.12

Terpopuler Bulan Ini

Makin Jelas, Begini Tampang dan Spesifikasi Samsung Galaxy A51

Resmi Dirilis! Nokia 2.3 Dibanderol Rp1 Jutaan

realme Berikan Diskon 60% plus Free Gift di Harbolnas 12.12, Ini Daftar Produknya

WhatsApp Sedang Menyiapkan Fitur Dark Theme

realme X2 Pro Bakal Jadi Smartphone Paling Diburu pada Harbolnas 12.12

Terpopuler

Cek di Sini Apakah Merek Smartphone Anda Termasuk yang Siap Update Android 10 Tahun Ini

Stok Melimpah, Harga Offline Redmi Note 7 Turun

Ternyata Segini Harga dan Spesifikasi Oppo A5 2020

Murah Nih! Vivo Y11 (2019) Punya Baterai 5.000 mAh Dibanderol Rp1 Jutaan

Waspada! Ini Resiko Membeli Smartphone Android Murahan