Mengubah Kuota Gratis 30GB Telkomsel Ruangguru Bisa Dijerat UU ITE?


Rabu, 18 Maret 2020 • 18:38


(Foto: elearning.ut.ac.id)

(Foto: elearning.ut.ac.id)

Penyebaran coronavirus (Covid-19) yang terbilang massif, membuat pemerintah mengambil langkah pencegahan yang cukup penting, terutama di sektor pendidikan yakni dengan menganjurkan kegiatan belajar mengajar di sekolah dihentikan selama 14 hari. Para siswa diminta untuk belajar di rumah melalui materi pembelajaran online.


Langkah yang diambil pemerintah ini pun disambut antusias oleh banyak pihak, termasuk operator seluler tanah air. Telkomsel misalnya. Operator telekomunikasi itu menyediakan kuota hingga 30 gigabyte (GB) secara cuma-cuma bagi masyarakat yang ingin mengkases materi pelajaran melalui aplikasi Ruangguru.

Pengguna Telkomsel bisa mengakses materi Sekolah Online dan RuangBelajar di aplikasi Ruangguru selama 30 hari sejak aktivasi. Telkomsel juga kolaborasi dengan pengelola aplikasi belajar online lainnya, yakni Quipper, Zenius, Cakap hingga Bahaso.

Selain Telkomsel, XL Axiata memberikan gratis 2GB per hari untuk mengakses ke sejumlah aplikasi atau layanan data yang bisa membantu belajar atau bekerja dari rumah, mulai 18 hingga 31 Maret 2020. Aplikasi-aplikasi yang dimaksud mencakup Udemy, Ruangguru, dan Zenius untuk para pelajar atau mahasiswa.


Sayangnya, ada pihak-pihak tertentu yang menyalahgunakan inisiatif baik operator seluler. Muncul gerakan yang berusaha mengubah kuota gratis 30GB untuk akses aplikasi eLearning menjadi kuota data reguler. Artinya, kuota gratis yang seharusnya hanya dapat digunakan untuk platform eLearning, dapat dimodifikasi menjadi kuota harian untuk mengakses aplikasi lainnya.

Aksi ini pun cukup ramai di dunia maya. Bahkan, beberapa oknum memberikan tutorial cara mengubah kuota data gratis 30GB tersebut menjadi kuota data reguler atau kuota flash 24 jam.

Upaya mengubah kuota 30GB untuk aplikasi eLearning menjadi kuota data reguler mengancam kebebasan anak-anak belajar melalui aplikasi eLearning secara gratis. Sebab, bukan tidak mungkin sewaktu-waktu Telkomsel mencabut program ini.

Mengubah kuota 30GB untuk aplikasi eLearning menjadi kuota data reguler juga bisa disebut pencurian karena ada pihak yang dirugikan. Pelaku bisa dijerat Pasal 362 juncto 30, 32 Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

 

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Fitur ColorOS Terbaik untuk Digunakan Saat #BetterAtHome

Mengukur 25 Tahun Telkomsel Melayani Negeri

Telkomsel Perkuat Layanan dan Jaringan Broadband Idul Fitri 1441 H

IM3 Ooredoo Salurkan Bantuan Untuk Lawan Pandemi Covid-19

OPPO Find X2 Distribusikan Donasi Hasil Kampanye #StayHomeStayExciting untuk Program Habitat #TempatSinggahPejuangMedis

Terpopuler Minggu Ini

Fitur ColorOS Terbaik untuk Digunakan Saat #BetterAtHome

Sony Meluncurkan Kamera Pocket Digital Terbaru ZV-1

Mengukur 25 Tahun Telkomsel Melayani Negeri

LinkAja dan Kemkominfo Sediakan Solusi Belanja Online di 18 Pasar Tradisional di Jakarta

XL Catat Kenaikan Trafik Data 25% Selama Lebaran

Terpopuler Bulan Ini

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

Daftar Smartphone OPPO A Series Terbaik untuk Lebaran

Review Redmi 8A Pro, Tambah Fitur dan Tetap Murah

Redmi Note 9 dan Note 9 Pro Diluncurkan Global, Ini Spesifikasi dan Harga Resminya!

First Media Luncurkan SUPER WiFi, Bye-Bye Dead Zone

Terpopuler

Jelang Akhir Tahun, 7 Smartphone Ini Turun Harga

Rekomendasi Smartphone Akhir Tahun Harga Sejutaan

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

2 Smartphone Jagoan Xiaomi Resmi Meluncur, Begini Spesifikasi Serta Harga Jualnya

Review Samsung Galaxy M30s: Baterai Monster, Performa Kamera Menggoda