PULSA EDITORS' CHOICE 2019


Selasa, 19 November 2019 • 18:45


Tidak terasa kita sudah sampai di penghujung tahun 2019, dan sesuai jadwal, sebelum Anda disibukkan oleh urusan berlibur dan belanja-belanja di akhir tahun ini, PULSA kembali memberikan penghargaan bagi mereka pelaku industri seluler, terutama para penyedia hardware yang tetap setia memberikan pilihan bagi pengguna di semua rentang harga dan kebutuhan.

2019 merupakan tahun yang sibuk untuk hampir semua vendor besar. Setiap bulan kita menemukan produk baru yang diluncurkan secara simultan. Samsung, OPPO, vivo dan realme merupakan vendor yang tercatat rajin merilis produk untuk hampir semua target market yang ada di Indonesia, sementara vendor lain semisal Xiaomi dan Huawei hanya merilis beberapa produk yang menarik. Dan apapun strategi yang mereka terapkan, konsumen adalah pemenang sejati.


Sepanjang tahun 2019, PULSA telah melakukan review terhadap lebih dari 100-an produk ponsel dan gadget pendukung, termasuk melakukan pra tinjau terhadap produk-produk lain yang belum tentu hadir di pasar Indonesia. Dengan sejumlah metode demi mengurangi subyektivitas, PULSA memaparkan kelebihan dan kekurangan produk tersebut, baik dengan pemaparan berbentuk tulisan, maupun angka yang bisa dibandingkan.

Penilaian terhadap 5 aspek seperti yang telah kami lakukan sejak beberapa tahun belakangan tetap menjadi panduan. Sekedar mengingatkan, PULSA melakukan penilaian dari aspek: LOOK, FEEL, PERFORMANCE, IMAGING dan VALUE.

Sementara pemilihan kategori yang kami tampilkan, merupakan hasil dari musyawarah seluruh editor demi mengakomodasi semua produk yang edar di pasar Tanah Air. Karena tren teknologi ponsel selalu berubah, maka kami perlu merubah jenis kategori yang ditampilkan.


BEST CAMERA PHONE for VIDEO

Ada pergeseran fungsi kamera yang terjadi di masa jelang berakhirnya tahun 2019. Setelah pada tahun lalu masih berkutat untuk urusan selfie dan kreasi video singkat, lalu diawali dengan makin tingginya kebutuhan lensa wide angle dan low light photography, kini kamera ponsel mulai menemukan tren baru, yakni sebagai alat perekam video yang makin mumpuni.

Dengan bermunculannya chipset-chipset terkini yang membawa fungsi EIS dan mendukung fitur OIS pada kamera, ponsel-ponsel kamera di semester kedua 2019 menawarkan fungsi videografi yang mumpuni. Ada yang menyebutkannya sebagai bagian dari materi promo, ada juga yang secara diam-diam menyediakan fitur ini.

Kehadiran lensa kamera super wide angle menjadi pintu masuk munculnya fitur stabilisasi pada video ponsel. Dengan teori dan teknis pendukung yang sama, kemudian masing-masing vendor meramunya menjadi sesuatu yang serius.

PULSA menemukan beberapa ponsel berkamera apik. Beberapa di antaranya telah kami review dan menemukan bahwa fungsi kamera secara overall dan videografi bisa dipisahkan ke dalam dua kategori berbeda.

Di sini kami sepakat bahwa OPPO Reno2, Samsung Galaxy Note10+, iPhone 11 Pro dan Huawei Mate 30 Pro yang baru saja rilis di Indonesia adalah kandidat terbaik untuk kategori ini.


Tanpa perlu panjang lebar inilah..

Best Camera Phone for Video 2019

OPPO Reno2

OPPO Reno2 membawa perpaduan hardware dan software yang mumpuni untuk melakukan videografi hanya dengan satu perangkat saja. Tersedianya lensa telefoto, dual stabiliser yang advance, serta hadirnya software editing yang termasuk di dalamnya, membuat Editor PULSA sepakat bahwa ponsel ini adalah yang terbaik untuk membuat konten video on the go.

Terlebih dengan harga yang ditawarkan yang masih ada di bawah 10 juta, memungkinkan lebih banyak pengguna untuk mengakses produk ini tanpa perlu merogoh kocek yang lebih dalam.

Reno2 hadir dengan Quad Camera berkonfigurasi 48MP kamera utama menggunakan sensor Sony IMX586 dan disokong Optical Image Stabilization, aperture F1.7, dan sensor 1/2-inci bersama dengan teknologi Quad Bayer, NPU kuat dan algoritma terbaru OPPO yang dikombinasikan dengan AI noise reduction.

Kamera kedua dari Reno2 ini memiliki kekuatan 13MP (telephoto) dengan bukaan lensa f/2.4, kamera ketiga 8MP (wide angle) yang punya aperture f/2.2 dan sanggup menghasilkan foto wide angle dengan sudut hingga 116 derajat. Kamera ketiga ini juga memiliki fungsi Macro dengan jarak bidikan sekitar 2,25 cm. Terakhir adalah kamera 2MP (Mono lens) dengan aperture f/2.4 untuk menghasilkan foto monokromatik.

Kekuatan utama dari kemampuan videography Reno2 berkat hadirnya Ultra Steady Video. Tidak seperti pada Reno2 F yang hanya mengandalkan gyro-EIS, di Reno2 juga dikombinasikan dengan teknologi OIS (Optical Image Stabilization) dengan 800 mhz gyroscope. Kolaborasi ini sanggup menghasilkan rekaman video yang bebas guncang (goyang) meski direkam dalam kondisi bergerak.

Ada juga Video Bokeh yang berlaku tidak hanya untuk kamera belakang, tapi juga untuk kamera depan. Bahkan, kemampuan ini juga dilengkapi dengan Live bokeh adjustment. Saat akan membuat video bokeh, pengguna bisa mengatur tingkat ‘blur’ dengan menggeser toggle bar yang muncul saat opsi bokeh dipilih.

Terakhir yang membuat Reno2 ini layak didapuk sebagai Best Camera Phone for Video adalah keberadaan fitur editing video yang langsung terintegrasi dengan galeri video, yakni Soloop Smart Video Editor. Fasilitas gratis ini sudah built-in di Reno2 Series dan eksklusif diagrap oleh OPPO. Menariknya, Soloop dilengkapi beragam template video, filter, musik dan juga bisa menambahkan subtitle. Pengguna juga bisa dengan mudah melakukan pemotongan klip video lewat opsi Trim.

Untuk menopang kemampuan kamera baik untuk foto maupun video, OPPO Reno2 menanamkan prosesor Snapdragon 730G yang digarap dengan basis pabrikasi 8nm dan memiliki konfigurasi 2x2.2 GHz Kryo 470 Gold & 6x1.8 GHz Kryo 470 Silver, serta disokong grafis Adreno 618. Smartphone ini hadir dengan kapasitas RAM 8GB dengan storage internal 256GB.

OPPO Reno2 disokong baterai berkapasitas cukup besar, yakni 4000 mAh. Berbekal sistem manajemen power yang mumpuni, serta antarmuka ColorOS 6.1 yang kabarnya lebih ramah terhadap konsumsi daya, baterai ponsel ini mampu memberikan waktu operasional seharian penuh.

Smartphone ini juga sudah dibekali teknologi pengisian baterai cepat generasi terbaru, VOOC 3.0 Flash Charge. Teknologi ini menghasilkan pengisian penuh hingga 25% lebih cepat dari teknologi VOOC sebelumnya. Rata-rata, untuk mengisi ulang baterai Reno2 dari kondisi kosong hingga penuh hanya membutuhkan waktu sekitar 80 menit saja.

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Ini Alasan Anak Muda Menyukai OPPO Reno Series

OPPO Berikan Cashback untuk Pembelian A12 dan A9 2020

OPPO Reno2 Dapat Update ColorOS 7 Final, Apa Saja Keunggulannya?

Bangga! Dua Kreator Indonesia Masuki 10 Besar Huawei Film Awards Asia Pasifik

Huawei Hadirkan Varian Warna Baru Nova 5T dan FreeBuds 3

Terpopuler Minggu Ini

Huawei Hadirkan MatePad T8 di Indonesia

ANKER Luncurkan Powerbank Kelas Menengah PowerCore Select 10000

Indosat Ooredoo dan NetFoundry Hadirkan Network-as-a-Service (NaaS)

Zoho Workplace Suite Catat 15 Juta Pengguna Aktif di Seluruh Dunia

Avenger Hingga Warkop DKI: Disney+ Hotstar Hadir 5 September

Terpopuler Bulan Ini

4 Smartphone Baru Resmi Hadir di Pasar Global

XL Pascabayar Sediakan Kuota Hingga 300GB, Harga Mulai Rp 105 Ribu

Galaxy M21, Sobat Anti Mati Gaya Selama New Normal

Review Samsung Galaxy A01 Core: Smartphone Pemula, Baterai Tahan Lama

Ini yang Bikin Nge-game di HUAWEI Nova 7 Jadi Lebih Seru

Terpopuler

Review: 9 Alasan untuk Meminang Sang Jawara Redmi Note 9 Pro

Resmi Dipasarkan, Begini Ketangguhan 2 Laptop Gaming Terbaru Acer

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

2 Smartphone Jagoan Xiaomi Resmi Meluncur, Begini Spesifikasi Serta Harga Jualnya

Redmi 10X 4G, Redmi 10X 5G dan Redmi 10X Pro Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya