Review: Samsung Galaxy S6 EDGE SM-G925F, Flagship Samsung Layar Lengkung


Selasa, 25 Agustus 2015 • 12:49


Samsung Galaxy S6 EDGE SM-G925F

Samsung Galaxy S6 EDGE SM-G925F

Melalui Project Zero yang mulai terdengar sejak setahun lalu, Samsung mencoba mulai membuat flagship barunya dari nol, dari goresan awal, bukan lagi bersandar dari pengembangan flagship sebelumnya. Dengan kata lain, tidak seperti Galaxy S5 yang dikembangkan dari desain dan fitur Galaxy S4, Samsung membuat Galaxy S6 (dan S6 EDGE) menjadi sebuah produk yang benar-benar baru tanpa bersandar pada pengembangan Galaxy S5.


Tidak hanya meninggalkan material plastik polikarbonat dan beralih menggunakan material metal pada rancangan desain Galaxy S6, desainnya pun nampak keluar dari pakem Samsung yang selama ini selalu membawa desain smartphone yang hampir sama. Galaxy S6 Edge bahkan dengan tegas membawa perubahan besar pada desainnya dengan mengusung layar lengkung di kedua sisinya.

Dikembangkan dari Project Zero, smartphone ini langsung menjadi partner resmi film superheroes Avengers Age of Ultron. Galaxy S6 Edge ini tidak hanya mendapat perubahan pada desainnya yang mencolok.

Desain


142.1 x 70.1 x 7 mm; 132 g; Fingerprint sensor; Full Touchscreen

Sejak memperkenalkan Galaxy Alpha, Samsung mulai berani menggunakan material metal dalam membalut smartphone besutannya. Samsung menggunakan material alumunium aloy pada bodi yang membalut S6 Edge dengan dibingkai rangka metal. Desainnya yang mecolok dengan mengusung layar lengkung di kedua sisinya nampak elegan dan anggun dalam balutan material metal yang mengelilingi bodinya.

Berkat layar lengkung di kedua sisinya, smartphone yang aslinya memiliki ketebalan 7mm ini akan terasa semakin ramping saat digenggam karena permukaan lengkung layarnya menipis di tepian. PULSA tidak merasa terganggu atau aneh sedikit pun saat mengoperasikan smartphone ini, justru terasa nyaman dalam genggaman. Bobotnya yang ringan menambah kenyamanan saat menggenggam smartphone ini dalam waktu yang lama.

Hadir dengan desain unibody, membuat smartphone ini tidak memiliki back cover yang dapat dilepas. Back covernya dilapisi dengan lapisan Gorilla Glass 4 untuk memberikan perindungan pada material alumunium aloynya. Kilauan Gorilla Glass 4 pada back covernya memberikan nuansa mewah dan elegan, sekaligus juga melindungi smartphone ini dari goresan dan memberikan kekuatan untuk memberinya perlindungan dari resiko tertekuk.


Tampak dari depan, dibawah layar yang melengkung di kedua sisinya Anda akan dihadapkan dengan tombol fisik Home yang juga berfungsi sebagai sensor sidik jari. Di samping tombol Home, tersedia tombol kapasitif Recent Apps dan Back. Tombol Power/Lock terdapat di sisi kanan, dan tombol pengatur volume di sisi kiri. Di sisi bawah berkumpul port audio jack, port MicroUSB dan speaker. Sementara di sisi atas terdapat slot SIM Card dan port Infrared.

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Nokia Rilis Dua Smartphone Murah

Sony Meluncurkan Kamera Pocket Digital Terbaru ZV-1

Review DJI Mavic Air 2, Drone Portable Paling Layak Beli

Daftar Smartphone OPPO A Series Terbaik untuk Lebaran

Erajaya Group Buka Pre Order Xiaomi Mi 10

Terpopuler Minggu Ini

Nokia Rilis Dua Smartphone Murah

Sony Baka;l Ungkap Detail PS5 4 Juni Mendatang

Terpopuler Bulan Ini

Nokia Rilis Dua Smartphone Murah

Sony Baka;l Ungkap Detail PS5 4 Juni Mendatang

Terpopuler

Jelang Akhir Tahun, 7 Smartphone Ini Turun Harga

Rekomendasi Smartphone Akhir Tahun Harga Sejutaan

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

2 Smartphone Jagoan Xiaomi Resmi Meluncur, Begini Spesifikasi Serta Harga Jualnya

Review Samsung Galaxy M30s: Baterai Monster, Performa Kamera Menggoda