Review: HTC One X, Pionir Awal Baru Super-phone


Rabu, 16 Mei 2012 • 18:00


Kompetisi di pasar smartphone tidak hanya dipanaskan oleh persaingan antar sistem operasi, melainkan juga antar smartphone dengan sistem operasi yang sama, terutama Android. Sebagai sistem operasi yang paling banyak digunakan, Android membuat para vendor yang mengadopsinya mau tidak mau menghadirkan inovasi dengan mempersenjatai jagoan-jagoan Androidnya dengan spesifikasi terbaik atau setidaknya fitur yang lain daripada yang lain.

Tidak jarang, perangkat berbasis Android menetapkan standar baru untuk smartphone. Anda tentu masih ingat dengan smartphone dualcore pertama, Optimus 2X dan smartphone 3D pertama, HTC Evo 3D. Keduanya berbasis Android, dan yang terbaru HTC meluncurkan One X, smartphone pertama di dunia dengan prosesor quad-core yang artinya menggandakan kekuatan prosesor dualcore. Inikah awal era baru super-phone?


Desain

Dimensi: 134.4 x 69.9 x 8.9 mm, 130 gram;full touchscreen;unibody, material plastik polikarbonat dan gorilla glass;port audio 3.5 mm, tombol power/lock, microSIM tray;volume rocker; lubang mic; port microUSB (sekeliling ponsel dari sisi atas).3 tombol kapasitif di bawah layar (back, home danrecent apps)

Kokoh namun tetap elegan, sepertinya dua kata itu lah yang berusaha diwujudkan oleh HTC pada One X. Smartphone (atau Anda bisa menyebutnya super-phone) ini mengusung desain uni body khas  dimana casing ponsel dibagian belakang menyambung hingga ke sisi-sisi dan sebagian depan ponsel. Praktis hanya layar dan sedikit area sekitar lensa kamera utama yang tidak menyatu dengan bodi utama.




Bodi melekung One X terbuat dari bahan plastik polikarbonat yang kuat dan tahan goresan. Bagian layar tak mau kalah, sisi ini dilindungi gorilla glass yang tak kalah bandel.

 



Ada hal lain yang juga menarik dari segi desain, lubang di 2 bagian speaker (earpiece dan loudspeaker), dibuat begitu kecil bahkan lebih kecil dari tetesan air. Jadi setidaknya pengguna tidak perlu khawatir saat One X terkena cipratan air.

 

HTC juga meminimalisir tombol fisik dengan hanya menempatkan dua tombol volume rocker disebelah kanan ponsel. Meski tergolong jumbo, One X tetap tampak ideal ketika ditempelkan ke telinga saatdigunakan menelpon.

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Apple Disarankan Pangkas Harga iPhone XR

iPhone 11 akan Dibekali Triple Kamera

Nokia 9 PureView Bakal Melenggang di MWC 2019

Y7 Pro Jadi Produk Pertama Huawei di 2019, Kapan Dijual?

Huawei Y7 Pro 2019, Kesan Pertama Huawei Perdana di Tahun Baru

Terpopuler Minggu Ini

Smartphone Pilihan dengan RAM Besar & Harga Terjangkau

Bikin Ngiler, Ini 5 Fitur Andalan Redmi Note 7

Vivo Z3i Standard Edition Mirip Dengan Z3i Kecuali Fitur Ini

Lenovo Z5 Pro GT, Pertama di Dunia dengan RAM 12 GB, Harganya?

Xiaomi Targetkan 1 Juta Unit Redmi Note 7 di Januari

Terpopuler Bulan Ini

Resmi, Ini Fitur dan Harga Xiaomi Redmi Note 7

Xiaomi Redmi Note 7 vs Redmi Note 6 Pro, Apa Bedanya?

3 Smartphone Premium Samsung Banting Harga

Ternyata Ini Alasan Xiaomi Menjadikan Redmi Merek Terpisah

Hore, Update Android 9 Pie untuk Asus Zenfone 5 (ZE620KL) Sudah Digelontorkan

Terpopuler

Hisense Latah Bikin Ponsel Dual-Screen

CEO Xiaomi Tercyduk Menggenggam Handphone Ini

5 Handphone Pilihan Untuk Main Game PUBG

Pakai SD 636, RAM 4G+64GB dan Baterai 5000mAh, Harga Motorola One Power Bikin Pengen

Ini Beda Xiaomi Redmi Note 6 Pro dengan Redmi Note 5