Adu Fitur realme C11 vs Vivo Y11: Smartphone Entry Level untuk Gaming dan Fotografi


Kamis, 02 Juli 2020 • 10:34


 realme C11 vs Vivo Y11

realme C11 vs Vivo Y11

Kehadiran realme C11 di Indonesia menjadi angin segar bagi konsumen kelas pemula, yang tengah mencari smartphone berkualitas dengan harga yang terjangkau. Biasanya, sebelum membeli, konsumen akan mencari produk yang se-level-an, dan untuk realme C11 ini padanan terdekatnya adalah Vivo Y11.


Dari sisi spesifikasi, kedua perangkat ini memang memiliki karakteristik yang tidak jauh beda. Baik realme C11 maupun Vivo Y11, sama-sama menawarkan keunggulan di sektor baterai dan juga desain.

Sebagai informasi, realme C11 yang baru saja mendarat di pasaran Indonesia ini hadir dengan dua varian yakni realme C11 RAM 2GB dibanderol dengan harga Rp 1.599.000 (Flash Sale Rp 1.499.000) dan RAM 3GB dilego Rp 1.699.000 (Flash Sale Rp 1.599.000). Sementara Vivo Y11 saat ini bisa didapatkan dengan harga Rp 1.799.000. Kira-kira, apa lagi perbedaan yang ada di kedua perangkat ini? Berikut ulasannya.

Desain


Dari sisi tampilan luar, keduanya mengusung struktur desain yang khas smartphone entry level. Tampil kekinian dengan pattern bodi yang lebih fresh. Keduanya memiliki dimensi bodi yang cukup pas dan nyaman untuk digenggam.

Baik realme C11 maupun Vivo Y11 memiliki konstruksi fisik yang solid dan kokoh. Bodinya didominasi oleh material plastik keras. Nah, yang sedikit unik adalah back cover. Di Vivo Y11, bagian belakang ini memiliki aksen gradasi warna yang terlihat standar. Sementara realme C11 tampil layaknya smartphone premium, dengan hadirnya aksen seperti sebuah pita yang terbentang dari atas.

realme sendiri mengklaim, bagian belakang ini diproses menggunakan teknologi mutakhir dari Jerman dengan mesin ukiran lima sumbu presisi. Di pasaran, realme C11 akan hadir dalam dua varian warna yakni Mint Green dan Pepper Grey.

Selain itu, realme C11 juga hadir dengan desain geometrik bertekstur guratan-guratan halus dengan tampilan modul kamera kotak layaknya smartphone flagship yang sedang tren saat ini.

Hanya saja, ada satu hal yang sedikit menjadi ganjalan. realme C11 memiliki dimensi yang sedikit lebih bongsor dan bobot yang lebih berat jika dibandingkan dengan Vivo Y11. Untuk yang hobi menikmati multimedia, dimensi yang tambun dari realme C11 ini cukup menguntungkan. Sayang, bobotnya bisa sedikit membuat pegal jika dipegang berlama-lama. Tapi secara umum, perbedaan bobot ini sejatinya tidak terlalu mencolok. Satu lagi, realme C11 ternyata tidak dilengkapi panel sensor sidik jari layaknya Vivo Y11 yang meletakannya di bagian belakang sejajar dengan konfigurasi kamera. Namun keduanya menawarkan sensor wajah untuk membuka kunci dan pengamanan klasik dengan kode digit atau pola.

Display


Soal layar, sepertinya kedua smartphone ini menampilkan karakteristik yang hampir sama. Baik realme C11 maupun Vivo Y11 sama-sama menanamkan layar berjenis IPS LCD. Secara teknologi, IPS LCD memang masih menjadi salah satu jenis layar smartphone yang paling banyak digunakan saat ini.

Dengan resolusi HD+, layar di kedua smartphone ini masih sanggup menghadirkan kenyamanan yang maksimal untuk menampilkan konten multimedia, semisal video maupun saat menayangkan pertandingan Battle Royal dari game Free Fire.

Tapi yang perlu digarisbawahi, layar milik realme C11 ini memiliki bentangan yang lebih luas dibanding Vivo Y11. Berdasarkan data teknis, layar realme C11 memiliki diagonal 6,5 inci sedangkan Vivo Y11 6,35 inci. Selain itu, layar realme C11 juga mempunyai rasio aspek yang lebih lega (20:9) ketimbang layar Vivo Y11 (19:9). Kerapatan piksel di layar lebih unggul realme dengan 270 ppi, sementara Vivo Y11 hanya 268 ppi.

Untuk konsep layar, keduanya menampilkan model poni tetesan air. realme menyebutnya dengan istilah mini-drop, yang mengadopsi proses susunan yang baru, dimana secara kreatif mendekatkan bagian dan komponen sehingga area droplet berkurang 30,9% dibandingkan dengan dewdrop standar seperti yang diusung Vivo Y11.

Sistem Operasi

Karena Vivo Y11 lebih dulu edar di pasaran, otomatis perangkat ini masih menjalankan platform Android yang sedikit lebih ‘jadul’ ketimbang realme C11 yang sudah berbasiskan Android 10. Positifnya, kedua perangkat ini membawa antarmuka yang cukup khas hasil pengembangannya masing-masing. realme C11 mengusung realme UI 1.0, sedangkan Vivo Y11 mengampilkan Funtouch 9.1.

Soal tampilan interface, keduanya memiliki karakteristik serta keunggulan masing-masing. Namun yang pasti, antarmuka yang dibawa perangkat ini memberikan kemudahan bagi penggunanya untuk mengoperasikan semua fitur ponsel dengan lancar. Tampilannya pun terlihat clean dan sederhana.

Karakteristik tampilan menu serta pengaturan keseluruhan di dalamnya, baik realme C11 maupun Vivo Y11 memang memiliki kemiripan. Semua aplikasi yang terinstal bisa ditampilkan secara keseluruhan di halaman utama, dan tersusun secara otomatis. Pengguna juga dapat mengubah struktur menu sesuai kebutuhan.

Poin positifnya, karena realme C11 sudah membawa antarmuka paling anyar, otomatis banyak fitur-fitur baru yang tidak dimiliki oleh Vivo Y11. Diantaranya, realme UI juga memperkenalkan fungsi kustomisasi ikon. Pengguna tidak hanya dapat mengubah bentuk dan ukuran ikon tetapi juga dapat mengubah ukuran grafik internal ikon.

Ada juga Dark Mode (Mode Gelap) yang belakangan menjadi fitur standard dan paling digemari kebanyakan pengguna. Dengan mode gelap ini, layar akan lebih ramah terhadap mata. Antarmuka anyar ini juga menghadirkan Mode Fokus yang dapat membantu pengguna berkonsentrasi dan rileks, tanpa terganggu dari dunia luar. Mode juga akan secara otomatis mengaktifkan DND (Mode Jangan Ganggu), mencegah notifikasi baru menumpuk. Anda dapat memilih salah satu dari empat nada bawaan untuk menenangkan saraf Anda.

Satu fitur yang baru dihadirkan oleh realme untuk segmen entry-level adalah kemampuan berbagi ketika mendengarkan audio. realme C11 memungkinkan dua orang mendengarkan musik yang sama menggunakan 2 earphone secara bersamaan, 1 earphone dengan kabel dan 1 earphone nirkabel.

Hardware dan Performa

realme C11 menjadi salah satu smartphone yang membawa chip Helio G35 pertama di jajaran entry-level realme. Chipset terbaru dari MediaTek ini menawarkan keunggulan dalam akselerasi game mobile. Chip Helio G35 saat ini menjadi yang terbaik di segmen entry level. Jika diadu dengan hardware milik Vivo Y11 yang menggunakan Snapdragon 439, performa realme C11 tentu saja berada setingkat di atas Vivo Y11.

Hal ini juga bisa dilihat dari struktur prosesor yang dibawa masing-masing chipset keduanya. Meski sama-sama dibangun dengan basis pabrikasi 12nm, namun prosesor delapan inti Cortex-A53 milik realme C11 punya clockspeed yang lebih tinggi yakni 2.3GHz, sementara milik Vivo Y11 maksimal di 1.95GHz.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, prosesor ini sangat ideal untuk pengguna smartphone dan gamer pemula karena dapat mengatasi sebagian besar aplikasi dan game menengah dan berat yang banyak digunakan. Dibandingkan dengan smartphone lain di segmennya, skor benchmark  realme C11 lebih tinggi.

Untuk pasar Indonesia, realme C11 akan tersedia dalam dua varian yakni RAM 2GB dan 3GB dengan internal 32GB. Menariknya, perangkat ini sudah mendukung LPDDR4X RAM. Dibandingkan dengan LPDDR3, kinerja grafis meningkat sebesar 20% dan kinerja RAM meningkat 100%. Poin menariknya, realme C11 punya tiga slot kartu, sementara Vivo Y11 menerapkan konsep hybrid untuk kartu microSD.

Untuk mendukung kinerja secara keseluruhan, realme C11 dan Vivo Y11 sama-sama didukung baterai berkapasitas besar yakni 5000mAh. Keduanya juga menyertakan fitur penghemat baterai, yang artinya daya tahan baterai di kedua perangkat ini bisa dibilang sama-sama sepadan. Poin positifnya, realme c11 mendukung fitur OTG reverse charging yang fungsinya mirip powerbank untuk mengisi daya perangkat lain.

Kamera

Untuk urusan foto, baik realme C11 maupun Vivo Y11 menghadirkan konfigurasi kamera yang sama. Di bagian belakang, kedua smartphone ini menyertakan Dual Camera yang didukung teknologi AI. Strukturnya terdiri dari 13MP kamera utama dengan aperture F/2.2 yang ditandem dengan sensor 2MP f/2.4 untuk foto bokeh.

Kamera utama realme C11 ini juga mendukung PDAF yang menjadikan fokus lebih cepat dan akurat. Fitur 4x zoom juga memungkinkan pengguna mengambil foto yang jelas walau dari jarak jauh

Menariknya, realme C11 memiliki struktur kamera belakang berbentuk kotak yang tampilannya mirip smartphone flagship. Sedangkan Vivo Y11, tampil standar layaknya smartphone entry level.

Untuk fitur kamera, sepertinya Vivo harus mengakui kepiawaian realme ini. Di produk terbaru untuk kelas pemula ini, realme sudah menghadirkan beberapa fitur kamera yang cukup powerful. Bahkan bisa dibilang jarang ada di smartphone entry level.

Salah satunya adalah Mode Nightscape. Algoritma dari Mode Nightscape akan mengambil beberapa foto dalam exposure berbeda lalu menggabungkannya menjadi sebuah foto dengan memilih bagian terbaik dari setiap foto. Sebagai hasil dari Mode Nightscape, foto malam hari akan menjadi lebih terang dan jernih.

Untuk urusan selfie, Vivo Y11 memang sedikit lebih unggul disbanding realme C11. Smartphone ini sudah dibekali kamera depan berkekuatan 8MP, sementara realme C11 hanya sebatas 5MP saja. Meski begitu, kamera depan C11 ini disokong fitur HDR dan wide angle.

Kesimpulan

Berbekal desain yang lebih mungil, Vivo Y11 menawarkan keunggulan berupa sistem keamanan yang cukup komplit berkat kehadiran panel sensor sidik jari di belakang bodi, dan juga resolusi kamera depan yang sedikit lebih besar. Namun di sisi lain, kehadiran chipset terbaru di realme C11 membuat perangkat ini memiliki performa yang setingkat lebih baik. Banderolan harga yang lebih terjangkau, ditambah lagi fitur kamera yang lebih beragam menjadikan realme C11 ini produk yang handal untuk gaming dan fotografi. (@hairuddin_ali)

 

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

3 Alasan realme C15 Jadi Smartphone Pilihan di Harga 2 Jutaan

Adu Fitur realme C15 vs Vivo Y15: Smartphone Entry Level Berbaterai Monster

Redmi 9 Ditantang Realme C15, Ini Perbedaannya!

realme C15 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Harganya

Review realme C15 : Usung Baterai Besar, Kini dengan Quick Charge

Terpopuler Minggu Ini

Huawei Hadirkan MatePad T8 di Indonesia

ANKER Luncurkan Powerbank Kelas Menengah PowerCore Select 10000

Indosat Ooredoo dan NetFoundry Hadirkan Network-as-a-Service (NaaS)

Zoho Workplace Suite Catat 15 Juta Pengguna Aktif di Seluruh Dunia

Avenger Hingga Warkop DKI: Disney+ Hotstar Hadir 5 September

Terpopuler Bulan Ini

4 Smartphone Baru Resmi Hadir di Pasar Global

XL Pascabayar Sediakan Kuota Hingga 300GB, Harga Mulai Rp 105 Ribu

Galaxy M21, Sobat Anti Mati Gaya Selama New Normal

Review Samsung Galaxy A01 Core: Smartphone Pemula, Baterai Tahan Lama

Ini yang Bikin Nge-game di HUAWEI Nova 7 Jadi Lebih Seru

Terpopuler

Review: 9 Alasan untuk Meminang Sang Jawara Redmi Note 9 Pro

Resmi Dipasarkan, Begini Ketangguhan 2 Laptop Gaming Terbaru Acer

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

2 Smartphone Jagoan Xiaomi Resmi Meluncur, Begini Spesifikasi Serta Harga Jualnya

Redmi 10X 4G, Redmi 10X 5G dan Redmi 10X Pro Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya