Review Samsung Galaxy M21: Baterai Berkapasitas Besar, Ngegame Pun Lancar


Jum'at, 03 Juli 2020 • 23:06


Samsung Galaxy M21

Samsung Galaxy M21

Beberapa saat sebelum lebaran kemarin, Samsung mengejutkan pasar ponsel Indonesia dengan sebuah produk unik Galaxy M21. Tidak sekedar numpang momen, ponsel berbaterai jumbo ini berhasil menarik perhatian kami karena harganya realtif murah jika menilik fitur dan daya tahan baterainya yang ajip.


Sekedar info saja, saat pertama kami terima di meja redaksi sampai kira-kira 5 hari setelahnya, kami tidak sempat menghubungkannya dengan charger dan persentase baterainya masih relatif banyak loh.

Samsung Galaxy M21 hadir tidak lama setelah M31 dan A31, setidaknya di meja review kami. Membuat persifikasi produk di angka 3 jutaan makin kaya. Anda tinggal memilih mana produk nyang membawa kebih banyak fitur yang Anda butuhkan, dan langsung “klik” untuk transaksi. Itu bisa dilakukan dari rumah saja.

Paket penjualan Samsung Galaxy M21


Paket penjualan Samsung Galaxy M21

Harga: Rp 3.199.000 (4/64GB)

Warna: blue, black, green

Paket Penjualan: Ponsel Samsung Galaxy M21, kabel data USB type-C, charger adapter, pin ejector, buku manual, Kartu garansi



Desain

Menilik bentukan yang dibawa, ponsel ini mau tidak mau akan mengingatkan kita pada produk-produk samsung lain. Terutama yang membawa desain poni ala-ala Infinity u seperti M21 ini.

Meski dibuat sedikit lebih pendek, karena M21 juga membawa layar Super AMOLED dan dilapisi dengan kaca pelindung Corning Gorilla Glass 3, kalau dilihat dari depan agak sulit membedakan produk ini dengan M31 kami. Namun ketika dibalik untuk mengekspos bagian back covernya, baru deh terlihat perbedaan yang signifikan, terutama di bagian kamera.

Material plastik keras di bagian back cover memberikan efek elegan dan solid, cukup mudah memperlihatkan bekas jemari. Namun tidak se-menyebalkan back cover produk-produk flagship yang relatif lebih mudah lagi meninggalkan bekas jari seperti ini.

Bagian back cover memperlihatkan pewarnaan yang sederhana. Tidak banyak ornamen atau bahkan gradasi. Namun karena dilapisi bagian kaca, maka warna-warna yang ditampilkan, seperti hitam, biru dan hijau M21 ini terlihat glossy.

Lalu masih di bagian back cover, kita pun dapat menemukan satu area berupa sensor sidik jari. Terletak di poros vertikal ponsel namun diletakkan agak ke atas mendekati area kamera untuk kenyamanan penggunaannya. Secara teori, sensor fisik yang dibawa M21 ini memiliki tingkat akurasi dan kecepatan yang tinggi untuk mengenali sidik jari pengguna.

Kita pun bisa mengaturnya untuk dijadikan kontrol panel notifikasi. Jika sudah aktif, kita bisa menggeser jari ke atas dan bawah di atas sensor ini untuk menampilkan panel notifikasi.

Lalu sebagai salah satu pembeda dengan produk seri M lain, ada panel kamera. Jika di ponsel-ponsel lain dibuat menonjol keluar, maka di ponsel ini cenderung rata atau hanya sedikit di atas back casing. Mungkin karena ada semacam tanggul yang membatasinya sehingga dapat menghindari terjadinya kontak langsung antara lensa dengan permukaan tempat kita meletakkan ponsel.

Display

Layar merupakan salah satu point pemikat di Samsung Galaxy M21. Fitur yang menjadi ciri khas produk-produk Samsung, bahkan dari produk yang paling murah sekalipun, kembali hadir dengan presentasi yang cukup memuaskan.

Menggunakan panel display Super AMOLED berukuran 6.4 inci, layar M21 juga membawa resolusi FHD+ 1080 x 2340 pixel dalam rasio 19.5:9. Menghasilkan kerapatan gambar yang cukup memanjakan mata yakni di angka 403 ppi.

Memiliki kecerahan warna yang optimal dan kerapatan yang tinggi membuatnya nyaman digunakan. Baik untuk melakukan browsing, membaca dokumen, menonton video atau bermain game. Meski demikian, hal ini tidak terlalu mengejutkan.

User Interface

Samsung Galaxy M21 merupakan produk 2020. Dengan demikian sudah barang tentu software yang dibawa pun sudah standar produk baru, yang salah satunya adalah penggunaan interface anyar One UI 2.

Meskipun di luar sana ONE UI 2 punya fans dan hater, namun secara umum perkembangannya dari model UI sebelumnya dan One UI versi pertama, sudah jauh mengalami perbaikan yang patut diapresiasi.

Dari tampilannya yang sudah bersih dan rapi, serta sejumlah fungsi yang tepat guna. Menjadikan pengguna Samsung merasa susah untuk beradaptasi dengan interface ponsel lain.

Dengan menggabungkan fitur-fitur bawaan Android 10 dan fitur khas Samsung One UI 2, maka pengalaman menggunakan ponsel ini akan semakin baik.  Terutama bagi penulis yang suka membaca manga digital, salah satu fungsi yakni Smart Stay, memungkinkan layar ponsel untuk tetap aktif saat mendeteksi mata kita tengah menatap layar.

Fitur yang sederhana dan sejatinya bisa diaplikasikan oleh semua ponsel Android ini sayangnya tidak selalu hadir di custom UI ponsel-ponsel lain, bahkan di sejumlah flagship pun kita harus menginstal aplikasi pihak ketiga untuk mendapatkan pengalaman yang sama.

Hardware

Sama dengan sejumlah Samsung seri M lain, ponsel ini juga membawa chipset Exynos 9611 dengan pabrikasi 10nm, membawa 8 inti prosesor dan GPU Mali-G72 MP3. Di atas kertas, kinerjanya pun tidak akan berbeda dari M31 misalnya. Karena dari sisi dukungan SoC serta memorinya relatif sama, atau kalaupun ada perbedaan, tidak terpaut jauh.

Karena dilihat dari konfigurasi CPU nya yang membagi sama besar, 4 inti cortex A73 2.3 GHz dan 4 inti Cortex A53 1,7 GHz secara seimbang, maka ponsel ini akan mampu melakukan sejumlah tugas berbeda dalam waktu bersamaan dengan baik dan hampir tanpa gangguan. Termasuk kerja grafis dalam game maupun kerja ringan sehari-hari.

Hanya saja RAM yang dibawa M21 sedikit mengalami pengurangan. Yakni 4GB. Meskipun masih mampu mengatasi semua pekerjaan yang harus dilakukan dalam ponsel, besaran RAM ini termasuk yang menjadi pembeda dengan produk yang lebih mahal.

Untuk melihat gambaran kinerjanya secara sekilas, Anda bisa melihat tabel hasil melakukan benchmarking sintetis menggunakan aplikasi yang kami sertakan dalam tulisan ini. Tapi secara realtime bisa kami deskripsikan di sini, performa ponsel ini cukup memuaskan untuk menjalankan sejumlah game berat.

Kami mencoba memainkan PUBG Mobile di ponsel ini secara simultan sambil mengetes daya tahan baterainya dan relatif memberikan kesan yang positif. Meskipun memang tidak kami set ke pilihan rata kanan.

Kamera

Beralih ke bagian Imaging, baik itu fotografi maupun videografi. Sesuai dugaan, M21 membawa kamera dengan lensa yang lebih sedikit dan juga resolusi yang lebih kecil dibandingkan M31. Tapi soal kualitas, masih bisa diadu sih. Terutama ketika kita menggunakan kamera super wide anglenya.

Namun sebelum sampai membahas hasil jepretannya, seperti biasa kita akan mengenali jenis lensa yang dibawa, beserta susunannya.

Dimulai dari kamera utama, atau kamera belakang. Jika ponsel diletakkan dalam kondisi berdiri, maka lensa paling atas adalah lensa depth camera 5MP (F2.2). Sesuai namanya, lensa kamera ini akan bertanggung jawab untuk memisahkan obyek foto utama dengan latar belakangnya. Sehingga sistem akan menentukan kedalaman atau jarak dari foreground terhadap background.

Lalu di bawahnya, atau di tengah, ada lensa utama 48MP (F2.0) yang paling banyak digunakan untuk mengambil gambar. Pemotretan secara normal menggunakan sejumlah pilihan mode akan melibatkan lensa kamera ini.

Terakhir atau yang paling bawah, ada kamera ultrawide 8MP (F2.2), untuk memotret obyek foto dengan sudut yang sangat lebar, hingga 123 derajat. Digunakan melalui mode pemotretan ultra wide, lensa kamera ini mampu menangkap gambar 21,5 derajat lebih lebar di sisi kanan, dan 21,5 derajat lebih lebar di sisi kiri, dibandingkan menggunakan lensa utama.

Galaxy M21 juga membawa kamera depan dengan resolusi 20MP (F2.0). Kamera ini bisa digunakan untuk melakukan selfie atau sebagai webcam saat membuka aplikasi chatting pihak ketiga. Saat menggunakan mode selfie kita pun dapat melakukan modifikasi fokus pada background menggunakan fitur live focus. Cara ini akan menghasilkan foto selfie yang lebih dramatis dapat disesuaikan dengan keinginan Anda sambil melakukan pemotretan.

Untuk video, kamera utama M21 telah dilengkapi dengan stabilisasi dan mampu merekam video dengan resolusi 4K dalam framerate 30 fps. Dengan catatan: bahwa ketika kita mengatur resolusi video ke UHD (4K) maka pilihan stabilisasi video akan off alias tidak tersedia. Meskipun saat pengambilan video pilihan ultra steady dapat diaktifkan, saya sarankan untuk tidak menggunakannya.

Sementara untuk pengambilan gambar FHD alias 1080p@30 fps, Anda bisa memaksimalkan fitur stabilisasi ini.

Berbeda dengan kamera utamanya, kamera selfie ponsel ini hanya mampu merekam video dalam resolusi FHD (30fps) saja.

Bagaimana dengan hasil foto dan videonya? Secara umum, baik pada siang maupun malam hari, kamera ini dapat menghasilkan foto yang apik, asalkan cahaya yang jatuh pada obyek cukup melimpah. Artinya, ponsel ini masih bisa menghasilkan gambar yang layak dalam kondisi mendung di sore hari, atau teras rumah yang terang pada malam hari.

Meskipun tidak terlalu agresif, tapi kamera M21 ini masih mencoba melakukan peningkatan saturasi sehingga menghasilkan gambar dengan warna yang cenderung vivid. Anda bisa melihat hasilnya di halaman ini, atau dapat mengakses halaman Flickr kami.

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera belakang - Live Focus

Hasil foto kamera belakang - Live Focus

Hasil foto kamera belakang - Night

Hasil foto kamera belakang - Night

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera depan - selfie

Hasil foto kamera depan - selfie

Hasil foto kamera belakang - wide

Hasil foto kamera belakang - wide

Kesimpulan

Samsung Galaxy M21 menempati podium yang lumayan apik, diapit oleh saudara-saudaranya M31 di podium yang lebih tinggi dan M11 di podium yang lebih bawah lagi. Tentu saja ada sejumlah penyesuaian pada fitur.

Positifnya, M21 masih membawa Exynos 9611 meskipun dengan RAM yang sedikit disesuaikan, juga masih mempertahankan kapasitas baterai 6000 mAh yang mampu bertahan 2 harian* dalam sekali charging dan pengisian cepat 15W.

Artikel Terkait

Advan Rilis G2 Plus, Usung Layar Penuh dan Baterai Jumbo

Samsung Resmi Luncurkan 5 Perangkat Galaxy Baru

Mabar Seru dengan Samsung Galaxy M21

Konser Virtual di Ponsel Anda, Tetap Sehat Selalu Gembira

Review Samsung Galaxy A01 Core: Smartphone Pemula, Baterai Tahan Lama

Galaxy M21, Sobat Anti Mati Gaya Selama New Normal

Terpopuler Minggu Ini

Huawei Hadirkan MatePad T8 di Indonesia

ANKER Luncurkan Powerbank Kelas Menengah PowerCore Select 10000

Indosat Ooredoo dan NetFoundry Hadirkan Network-as-a-Service (NaaS)

Zoho Workplace Suite Catat 15 Juta Pengguna Aktif di Seluruh Dunia

Avenger Hingga Warkop DKI: Disney+ Hotstar Hadir 5 September

Terpopuler Bulan Ini

4 Smartphone Baru Resmi Hadir di Pasar Global

XL Pascabayar Sediakan Kuota Hingga 300GB, Harga Mulai Rp 105 Ribu

Galaxy M21, Sobat Anti Mati Gaya Selama New Normal

Review Samsung Galaxy A01 Core: Smartphone Pemula, Baterai Tahan Lama

Ini yang Bikin Nge-game di HUAWEI Nova 7 Jadi Lebih Seru

Terpopuler

Review: 9 Alasan untuk Meminang Sang Jawara Redmi Note 9 Pro

Resmi Dipasarkan, Begini Ketangguhan 2 Laptop Gaming Terbaru Acer

Smartphone Sejutaan dengan Baterai 5000 mAh, Paling Cocok untuk Ojek Online

2 Smartphone Jagoan Xiaomi Resmi Meluncur, Begini Spesifikasi Serta Harga Jualnya

Redmi 10X 4G, Redmi 10X 5G dan Redmi 10X Pro Resmi Meluncur, Ini Harga dan Spesifikasinya