Review: iPad Mini WiFi, Ukuran Mini, Kemampuan Tetap Maksi


Kamis, 22 November 2012 • 16:40


Banjirnya tablet berukuran 7 Inchi membuat Apple tergiur untuk memproduksinya. Melalui prodok iPad, Apple akhirnya keluarkan iPad Mini. Padahal mendiang Steve Jobs secara tidak langsung pernah mengutarakan bahwa tidak berminat untuk meluncurkan tablet berukuran ini. Lalu apa jadinya jika sebuah iPad dibuat mini? Apakai kemampuannya juga “mini”?

Desain


200 x 134.7 x 7.2 mm, 308 gr

iPad Mini bisa dikatakan sebuah iPad yang diperkecil, menggunakan layar berukuran 7.9 inchi dengan rasio 4:3 terbilang sangat kecil untuk sebuah tablet. Padahal iPad mini nyatanya sedikit lebih besar dari tablet Android 7 inchi biasanya. Pada diposisikan portrait , layarnya dibuat lebih sempit kesamping frame hingga ujung layar yang hampir menyentuh ujung bodi.



Dimensi iPad dibuat sedemikian rupa sehingga pengguna akan merasa nyaman saat memegang ataupun mengetik. Ini dibuktikan ketika diposisikan portrait pengguna masih bisa menggunakan dua ibu jari untuk mengetik di tablet Android 7 inchi, karena kedua ibu jari bisa mengakses semua area layar. Tidak hanya itu interface keyboard virtual iPad mini juga yang bisa dibelah.





iPad mini mampu digunakan dengan satu telapak tangan, sementara satu tangan lainnya bisa mengontrol layarnya. Saking ringannya, tangan tidak akan cepat merasa capek. Meski berlayar 7.9 inchi pengguna masih bisa mampu melakukan banyak multitouch gesture khas iPad, semisal dengan 4 jari membuka layar multitasking atau pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain hanya dengan menggesernya ke kanan dan kiri.

Untuk bahan materialnya, iPad mininya sendiri masih mempertahankan kesan mewah, artinya masih hampir sama dengan iPad standart. Entah untuk mengurangi bobot atau mengurangi beban biaya produksi, kami merasakan seperti sebuah plastik dengan lapisan glossy, sehingga mudah meninggalkan sidik jari baik di depan maupun belakang iPad.

Seperti pada iPhone 5, Apple sudah menggunakan konektor 8 pin atau biasa alias Lightning, begitu juga iPad mini.

Hardware

Apple A5 Chipset, CPU: Dual-core 1 GHz Cortex-A9, GPU: PowerVR SGX543MP2, 512 MB RAM, Accelerometer, gyro, compass

Meski merupakan produk baru iPad mini nyatanya masih menggunakan teknologi yang sama dengan iPad 2. Mulai dari resolusi layar hingga chipset yang digunakan. Chipset Apple A5 merupakan chipset yang sudah berumur 2 generasi lebih tua. Karena sebelumnya sudah ada A5x dan A6, belum lagi A6x yang digunakan iPad 4.

Meski menggunakan teknologi lama, namun kinerjanya masih terbilang baik. Ini terbukti dari aplikasi yang mampu dijalankannya. Kami hampir tidak banyak menemukan perbedaan saat menggunakan iPad Mini dan iPad 3. Hal ini jjuga terbukti saat menggunakan aplikasi benchmark, GeekBench 2 yang hasilnya memang tidak terpaut jauh dari iPad 2.

benchmark-ipad-mini

benchmark-ipad-mini

benchmark-ipad2

benchmark-ipad2

Perbedaan mencolok terasa saat bermain game. Bagaimanapun RAM 1 GB milik iPad 3 bisa mengungguli RAM milik iPad mini. Meskipun ukuran dan resolusi layarnya terpaut jauh.

Layar & Interface

LED-backlit IPS LCD capacitive touchscreen,  16 juta warna, 768 x 1024 pixels, 7.9 inches (~162 ppi pixel density), Multitouch, coating oleophobic, iOS 6.

Sebagai produk terbaru iPad mini sudah menggunakan iOS 6. Anda hanya perlu melakukan upgrade ke 6.0.1 via OTA. Untuk interfacenya sendiri hampir mirip dengan IOS sebelumnya, karena semuanya fitur yang ada di IOS terdahulu sudah ada di IOS terbaru.

Jika dulu layar iPad dibuat dengan ukuran 9.7 inchi yang sudah mendekati 10 inchi, di iPad mini diperkecil menjadi 7.9 inchi. Dengan rasio yang tetap sama, maka semua aplikasi iPad sudah langsung bisa digunakan di iPad mini. Bagi developer, ini adalah kabar bagus. Mereka tidak perlu mengupdate aplikasinya seperti saat iPhone 5 hadir.

Kabar buruk bagi pecinta retina display, karena ada perubahan di sisi resolusi. Selain itu fitur retina display juga tidak dimunculkan di iPad mini. Resolusi iPad mini hanya 768 x 1024 pixel (162 ppi). Namun meski begitu resolusi ini tidak lebih kecil dibandingkan dengan tablet Android 7 inchi.

Fitur-Fitur Unggulan

SIRI, iMessage, iBook, Twitter & Facebook integration, iTunes, App Store

iPad mini masih mendukungan SIRI. Di fitur terbarunya SIRI sudah semakin pintar dan memuaskan bahkan ketika digunakan oleh pengguna yang tidak berbahasa Inggris sekalipun. Bahkan beberapa kesalahan pada pengucapan bisa dimaklumi dan dikenali dengan tepat.

Meski tanpa jalur seluler, kita masih bisa berkirim pesan dengan sesama pengguna perangkat iOS via iMessage. Bahkan untuk berhubungan dengan teman kantor yang tengah online di desktop mac mereka.

Sudah disebutkan sebelumnya, bahwa ukuran iPad mini ini lebih seperti sebuah buku catatan atau novel. Jadi membawanya kemana-mana untuk membaca buku digital jelas jauh lebih nyaman ketimbang menggunakan iPad lawas. Menunggu di bank atau dokter jelas lebih tidak terlihat ‘pamer’.

Untuk keperluan itu, Apple sudah menyiapkan aplikasi iBook yang menawarkan ratusan judul buku digital dan audiobook untuk didownload dan dinikmati dimanapun Anda berada.

Kamera

5 MP, 2592x1944 pixels, autofocus, Geo-tagging, touch focus, face detection, 1080p@30fps, video stabilization, kamera depan: 1.2 MP, 720p@30fps, face detection, FaceTime over Wi-Fi

Kamera yang dibawa tidak begitu istimewa seperti iPhone dan iPod terbaru milik Apple, namun masih setara dengan iPad lain. Bahkan jika dibandingkan dengan iPad 3 sekalipun. Meski tidak ada lampu kilat, iPad Mini sudah dilengkapi dengan perekaman video berkualitas HD.

Hasilnya bisa dilihat di gambar-gambar berikut.

Lain dengan kamera dibelakang, dibagian depan iPad mini juga dilengkapi dengan kamera depan. Dengan resolusi kamera 1.2 MP mampu menampilkan kemampuan facetime HD. Meski dirasa tidak terlalu portable karena hanya mengandalkan WiFi Hotspot, namun sudah dapat dipastikan kualitas video call antar sesama pengguna perangkat iOS ini akan tampil lebih baik daripada menggunakan perangkat iPad 2.

Kesimpulan

iPad Mini mungkin bisa menjadi pilihan Anda yang ingin memiliki sebuah tablet dari Apple yang berbudget lebih rendah. Kelebihannya ukuaran lebih kecil, namun dengan kemampuan yang hampir sama dengan iPad standart. Hanya saja, meski tergolong murah, tetap saja masih lebih mahal dija dibandingkan dengan tablet Android yang beredar dipasaran. (Ahmad Sanusi/@ilham_putranto)

{ponsel}3332{/ponsel}